Asuhan Keperawatan

Dunia Askep dan Tips Trik Komputer: Dunia Fantasi

Welcome to My Blog

Selamat Datang di Blog Ini.
Blog ini masih dalam masa perkembangan dan menuju kesempurnaan, agar blog ini lebih berkembang mohon Kritik dan Sarannya.

Blogger sangat berterima kasih karena ANDA mau mengunjungi Blog ini.

"Blog ini tidak akan berkembang tanpa dukungan dan kerja sama dari ANDA."

Terima kasih!!


Mau Jadi Publisher (Penerbit) atau Advertiser (Pemasang) IKLAN??? Klik disini..!!!


Mau berbisnis?? Klik link-link di bawah ini!!

Mau Dapat Uang Gratis, Download caranya disini...

AdsenseCamp

Graha DBS

Anda Pengunjung Ke :

Buku Tamu Blogger

Dimohon ke pada para pengunjung Blog ini untuk mengisi "BUKU TAMU BLOGGER" yang ada di sebelah kanan agar blogger tahu bahwa Anda bukan robot yang mengunjungi blog ini..

Minggu, 16 Mei 2010

Dunia Fantasi

BAB I
PENDAHULAN

I.I RUMUSAN MASALAH
I.I.I Apa pengertian dunia fantasi .
Dunia fantasi adalah suatu daya jiwa untuk menciptakan sesuatu yang baru. Dan dengan fantasi seseorang dapat membuat sesuatu yang baru yang merupakan suatu kreasi.
I.I.2 Apa kegunaan dari fantasi tersebut.
Fantasi itu penting dan memiliki kegunaan dalam kehidupan manusia. Antara lain, dengan kemampuan berfantasi manusia dapat menciptakan sesuatu yang baru, atau seseorang dapat mengikuti cerita/sejarah masa lampau sehingga yang diceritakannya seolah-olah hidup.
I.I.3 Bahaya dari fantasi tsb.
Tidak hanya memiliki kegunaan, fantasi itu sendiri juga menimbulkan bahaya dalam kehidupan manusia. Misalnya, seseorang anak kecil membuat cerita yang fantastis untuk membenarkan tindakan-tindakannya, seperti berdusta.
I.I.4 Akibat apabila tidak adanya / tanpa kemampuan berfantasi.
Lain halnya apabila tanpa kemampuan berfantasi, suatu cerita hanya bersifat verbal saja, datar, dan tak berkesan apa-apa sehingga tidak menarik dan terasa membosankan bagi yang mendengarkannya.
I.2 TUJUAN
I.2.I Untuk mengetahui arti / makna dari dunia fantasi itu sendiri.
I.2.2 Untuk mengetahui kegunaan / fungsi dari fantasi itu sendiri.
I.2.3 Untuk mengetahui dampak / bahaya dari fantasi tersebut.
I.2.4 Untuk mengetahui akibat yang dapat ditimbulkan tanpa kemampuan fantasi tersebut.
I.3 METODE PENULISAN
Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah metode diskusi & kepustakaan yang didapat dari berbagai literatur-literatur.
BAB II
PEMBAHASAN DAN ISI

Kita tentu sering kali mendengar istilah tentang dunia fantasi atau kerap kali disebut dengan istilah berhayal dan berhalusinasi. Kata-kata tersebut sangat akrab bagi mereka yang berkecimpung di dalamnya.Namun sebelumnya marilah kita membahas lebih lanjut tentang “Dunia Fantasi”.
Menurut Drs. Agus Sujanto, yang dimaksud dengan fantasi adalah suatu daya jiwa untuk menciptakan sesuatu yang baru. Dengan fantasi, manusia dapat membuat sesuatu yang baru. Dengan fantasi, manusia dapat membuat sesuatu yang merupakan suatu kreasi. Dalam fantasi ini, terpadu unsur pemikiran dan perasaan yang ada pada manusia yang memungkinkan manusia untuk menciptakan kreasi yang batu yang dapat di nikmati.
Ada dua pendapat berbeda yang menggaris bawahi fantasi ini, yaitu pendapat lama dan pendapat baru. Pendapat lama mengatakan bahwa fantasi mempunyai sifat yang pasif merupakan fantasi yang tidak dipimpin oleh akal atau kemauan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, berfantasi secara pasif dikatakan melamun atau berkhayal atau lari dari kenyataan real sehingga disebut juga sebagai mimpi di siang hari. Mereka yang berbuat demikian hanya akan menyesatkan hidupnya serta tidak produktif. Tetapi, ada pendapat baru yang mengatakan bahwa fantasi mempunyai sifat aktif, disadari dan dipimpin oleh akal atau kemauan sehingga bersifat positif.
Fantasi memberikan arti penting dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, dalam pendidikan diperlukan adanya pengarahan agar anak-anak mampu berprestasi. Karena dengan fantasi, alam pikiran seseorang dapat dibawa ke negeri yang jauh, dapat juga menerobos masa silam. Fantasi yang berkembang dengan baik, misalnya seseorang membuat film tentang binatang yang dapat melakukan perbuatan seperti manusia.
Menurut jenisnya, fantasi yang disadari ada tiga macam. Yaitu, fantasi mencipta, fantasi terpimpin, dan fantasi melaksanakan.
(1) Fantasi mencipta ialah fantasi yang benar-benar dapat menghasilkan sesuatu yang baru. Dengan kemajuan teknologi, manusia dapat menciptakan film fantasi. Contohnya, Batman yaitu orang yang diumpamakan dapat terbang seperti kelelawar

yang dijadikan lambangnya.
(2) Fantasi terpimpin ialah fantasi yang timbul karena adanya perangsang dari luar. Misalnya, seorang penulis novel jika ingin dikatakan berhasil harus dapat membawa pembaca ke fantasi yang diinginkannya. Karena, dengan cara tersebut karyanya benar-benar dapat dinikmati oleh pembacanya.
(3) Fantasi melaksanakan merupakan perpaduan antara fantasi menciptakan dan fantasi terpimpin. Contohnya, seorang penyanyi yang ingin berhasil dalam membawakan lagu percintaan, walaupun secara tidak langsung lagu itu telah membawanya ke dunia percintaan. Tetapi, agar dapat lebih mengekspresikan, ia harus berfantasi atau mengingat kembali bagaimana ia dahulu sedang bermesraan dengan kekasihnya. Dengan cara demikian, ia akan berhasil dalam membawakan misinya.

Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa fantasi ini penting dan memiliki kegunaan dalam kehidupan manusia. Antara lain, dengan kemampuan berfantasi manusia dapat menciptakan sesuatu yang baru, seperti yang telah dikemukakan di atas. Atau seseorang dapat mengikuti cerita / sejarah masa lampau sehingga yang diceritakan atau jalan ceritanya seolah-olah hidup. Lain halnya dengan tanpa kemampuan berfantasi, cerita tsb hanya bersifat verbal saja, datar, dan tak berkesan apa-apa sehingga tidak menarik dan terasa membosankan bagi yang mendengarkannya. Selain itu dengan berfantasi, seseorang dapat merencanakan kegiatannya di masa yang akan datang.

Halusinasi
Halusinasi adalah persepsi panca indera yang terjadi tanpa adanya rangsangan pada reseptor-reseptor panca indera. Dengan kata lain halusinasi adalah persepsi tanpa objek.
Halusinasi merupakan suatu gejala penyakit kejiwaan yang gawat atau serius. Individu mendengar suara tanpa adamnya rangsangan akustik. Individu melihat sesuatu tanpa adanya rangsangan visual, membau sesuat tanpa adanya rangsangan dari indera penciuman.
Halusinasi sering dijumapi pada penderita zkisoprenia dan pecandu narkoba.
Halusinasi juga dapat terjadi pada orang normal,yaitu halusinasi yang terjadi pada pergantian waktu tidur dan waktu bangun. Hal ini disebut halusinasi hypnagogik.
Macam-macam halusinasi :
o Halusinasi akustik ( pendengaran )
- Akoasma, yaitu suara-suara yg kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas
- Phonema, yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia
o Halusinasi visual ( penglihatan )
penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita.
o Halusinasi olfaktorik ( pembauan )
Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderitanya.
o Halusinasi gustatorik ( pengecap )
Halusinasi ini murni jarang dijumpai, tetapi sering terjadi bersama-sama dengan halusinasi olfaktori.
o Halusinasi taktil ( perabaan )
Halusinasi ini sering sering dijumpai pada pecandu narkotika dan obat terlarang.
o Halusinasi haptik
Halusinasi ini merupakan suatu persepsi, di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Seringkali halusinasi ini bercorak seksual, dan sangat sering dijumpai pada pecandu narkoba.
o Halusinasi kinestetik
Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya dari tubuhnya, mengalami perubahan bentuk, dan bergerak sendiri. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pecandu narkoba.
o Halusinasi Autoskolp
Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya
Penderita Schizophrenia sangat perlu dikasihani karena penderitaan yang dialaminya. Tetapi mengapa banyak orang yang memilih untuk mengubah hidupnya yang indah dan berharga dengan memakai narkoba dan mengalami berbagai macam gangguan kejiwaan yang serius.

Berhayal
Berhayal adalah berbuat sesuatu seperti benar-benar terjadi.
Orang yang suka berkhayal oleh sementara orang dianggap tidak baik. Orang tersebut dianggap kurang realistik, tidak faktual, dan kurang rasional. Berkhayal dianggap tidak akan membawa manfaat. Orang yang tidak menyukai berkhayal beranggapan bahwa dunia ini adalah
nyata atau riil, maka harus dihadapi secara nyata dan obyektif pula.
Sebaliknya, ada juga orang yang sangat menyukai kepada siapapun yang pandai berkhayal. Orang ini berpandangan bahwa kemajuan hanya diraih oleh orang-orang yang pandai berkhayal. Kemampuan berkhayal hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu yang cerdas, dan jumlah mereka tidak banyak. Berkhayal adalah merupakan pintu kemajuan. Orang yang pandai
Berkhayal adalah orang yang bisa menggambarkan masa depan secara ideal. Atas dasar hasil khayalan itulah kemudian mereka membuat rumusan, rancangan, membangun semangat, mengorganisasi, menyiapkan berbagai hal yang diperlukan untuk mewujudkan khayalannya itu.
Orang masyarakat dan bahkanb bangsa yang tidak maju, menurut sementara pendapat, disebabkan oleh karena tidak mampu atau memiliki orang yang pandai berkhayal ini. Orang yang tidak pernah berkhayal tidak akan tumbuh cita-citanya. Mereka menganggap bahwa dunia ini sebenarnya sudah jadi dan telah final. Dunia ini tidak perlu diubah dan juga tidak perlu dikhayalkan agar menjadi bentuk yang lain, yang berbeda dan juga aneh. Karena itu siapapun yang menghendaki kemajuan, dinamika, inovasi, perubahan, maka selalu memerlukukan kemampuan berkhayal atau berimajinasi ini.
Al Qur’an dan juga hadits Nabi, jika kita simak secara saksama, memberikan gambaran bahwa betapa penting berkhayal ini. Kaum muslimin melalui kitab suci, diajak berkhayal tentang kehidupan kelak di akherat. Islam mengajak membayangkan tentang kehidupan yang indah, damai, sejahtera, selamat, dan bahkan juga kehidupan nanti di akherat, tentang adanya surga dan juga neraka. Bahwa setelah kehidupan di dunia ini ada lagi kehidupan di akherat, yang jika di dunia ini dijalani secara tepat ----beriman dan beramal sholeh, maka siapapun akan mendapat
kehidupan yang lebih baik dari kehidupan sekarang. Sebaliknya, jika seseorang selalu melakukan kemungkaran, tidak beriman dan tidak beramal sholeh, maka kelak akan mendapatkan kehidupan yang amat sengsara, di neraka.
Dalam al Qur’an dinggambarkan tentang kehidupan akherat. Di akherat nanti ada surga dan neraka. Kehidupan di surga digambarkan sebagai kehidupan yang sangat menyenangkan.
Segalanya serba ada dan tercukupi. Digambarkan bahwa di surga terdapat kebun-kebun yang indah dengan berbagai macam bunga dan buah-buahan yang lezat. Di surga terdapat sungai yang mengalir dan tidak terputus-putus dan kekal. Kehidupan yang serba menyenangkan ini di gambarkan oleh kitab suci dan juga melalui hadits Nabi. Sebaliknya, gambaran tentang neraka yang isinya digambarkan tentang penderitaan yang tidak henti. Kaum muslimin diajak berkhayal dan berimajinasi tentang kehidupan yang jauh, yakni di akherat.
Selain itu, ajaran Islam juga memperkenalkan beberapa konsep tentang kehidupan di dunia yang indah dan sempurna. Misalnya, konsep tentang orang baik, orang yang beruntung, orang yang bahagia, orang yang meraih kemenangan hidup, orang yang bertaqwa dan seterusnya. Dalam tataran kehidupan bersama juga disebut-sebut konsep kehidupan yang indah, seperti koryah thoyyibah, ummah, baldah thoyyibah dan lain-lain.
Membaca kitab suci tersebut, diperoleh pengertian tentang betapa penting berkhayal itu bagi kehidupan, agar lebih dinamis, inovatif dan maju. Manusia diajak untuk berkhayal tentang kehidupan yang sama sekali belum pernah dibayangkan, apalagi dilihatnya sendiri, yakni kehidupan akherat. Sebagai seorang yang beriman, tentu akan segera membenarkannya. Sebagai seorang muslim, melalui kitab suci diajak untuk berkhayal dan berimajinasi tentang kehidupan masa depan yang jauh itu. Hal itu kiranya bisa dimaknai, betapa pentingnya kemampuan berkhayal dalam kehidupan di manapun, kapanpun dan oleh siapapun. Dan jika kita cermat melihat berbagai pengalaman hidup yang luas, maka memang akan tampak, bahwa kemajuan baik yang dialami oleh pribadi, kelompok masyarakat dan bahkan juga suatu bangsa, diraih oleh mereka yang pandai berkhayal dan berimajinasi ini.
Saya membayangkan, jangan-jangan anak-anak yang malas, tidak mau belajar, tidak mau mencoba dan mencoba mencari jalan hidup yang lebih baik, mereka yang meninggalkan studinya dengan mudah, drop out dan mencari pelarian kemana tidak jelas, maka semua itu disebabkan
oleh karena, mereka tidak memiliki imajinasi atau berkhayal tentang masa depan. Begitu juga
bangsa ini, yang selalu mendapatkan kesulitan mendapatkan jalan keluar dari berbagai belenggu
problem kehidupan, dan tidak segera meraih kemajuan secara cepat, maka sesungguhnya hanya disebabkan oleh karena, belum memilikinya pemimpin yang pandai berimajinasi dan berkhayal.
Betapapun melimpahnya kekayaan alam yang dimiliki ----tanah daratan yang subur dan luas, beraneka tambang, hutan, lautan dan berbagai sumber kehidupan lainnya, tidak akan memberikan manfaat secara signifikan, disebabkan oleh karena tiadanya kemampuan para pemimpinnya, untuk berkhayal dan berimajinasi itu. Jika demikian, pendidikan seharusnya juga berupaya dengan melalui berbagai cara menumbuh-kembangkan kemampuan berkhayal dan berimajinasi ini. Allahu a’lam


BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 KESIMPULAN
Fantasi adalah suatu daya jiwa untuk menciptakan sesuatu yang baru. Dengan fantasi, manusia dapat membuat sesuatu yang baru.
Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa fantasi ini penting dan memiliki kegunaan dalam kehidupan manusia. Antara lain, dengan kemampuan berfantasi manusia dapat menciptakan sesuatu yang baru, seperti yang telah dikemukakan di atas. Atau seseorang dapat mengikuti cerita / sejarah masa lampau sehingga yang diceritakan atau jalan ceritanya seolah-olah hidup.
3.2 SARAN
Tiada gading yang tak retak, oleh karena itulah kami selaku penyusun makalah ini memohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan-kesalahan tertentu. Kami selaku penyusun mengharapkan saran maupun kritik yang sifatnya membangun, demi mendekati tahap sempurna, kami sangat berterima kasih atas segala pihak yang telah membantu dalam terbentuknya makalah ini. Sebagai kodrat kita sebagai manusia yaitu harus saling membantu.

DAFTAR PUSTAKA

• Internet Indonesia / Google / http // www.google.co.id / Internet Indonesia / Google.
• Ilmu Budaya Dasar FedCom.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Graha DBS n Th3 Hack3r

AdsenseCamp