Asuhan Keperawatan

Dunia Askep dan Tips Trik Komputer

Welcome to My Blog

Selamat Datang di Blog Ini.
Blog ini masih dalam masa perkembangan dan menuju kesempurnaan, agar blog ini lebih berkembang mohon Kritik dan Sarannya.

Blogger sangat berterima kasih karena ANDA mau mengunjungi Blog ini.

"Blog ini tidak akan berkembang tanpa dukungan dan kerja sama dari ANDA."

Terima kasih!!


Mau Jadi Publisher (Penerbit) atau Advertiser (Pemasang) IKLAN??? Klik disini..!!!


Mau berbisnis?? Klik link-link di bawah ini!!

Mau Dapat Uang Gratis, Download caranya disini...

AdsenseCamp

Graha DBS

Anda Pengunjung Ke :

Buku Tamu Blogger

Dimohon ke pada para pengunjung Blog ini untuk mengisi "BUKU TAMU BLOGGER" yang ada di sebelah kanan agar blogger tahu bahwa Anda bukan robot yang mengunjungi blog ini..

Selasa, 28 Juni 2011

SECTIO CAESAR



A.   DEFINISI
Sectio caesar adalah suatu cara untuk melahirkanjanin dengan sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut.
Sectio caesar adalah suatu persalinan buatan dimana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding depan perut dan dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram (Sarwono, 1991).

B.    INDIKASI SECTIO CAESAR
1.    Disproporsi kepala panggul
2.    Disfungsi uterus
3.    Distorsia jaringan lunak
4.    Palcenta previa
5.    Janin besar
6.    Gawat janin
7.    Letak lintang
READ MORE - SECTIO CAESAR

Minggu, 26 Juni 2011

Vaksin

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Vaksin
Vaksin (dari kata vaccinia, penyebab infeksi cacar sapi yang ketika diberikan kepada manusia, akan menimbulkan pengaruh kekebalan terhadap cacar), adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi oleh organisme alami atau "liar".
Vaksin dapat berupa galur virus atau bakteri yang telah dilemahkan sehingga tidak menimbulkan penyakit. Vaksin dapat juga berupa organisme mati atau hasil-hasil pemurniannya (protein, peptida, partikel serupa virus, dsb.). Vaksin akan mempersiapkan sistem kekebalan manusia atau hewan untuk bertahan terhadap serangan patogen tertentu, terutama bakteri, virus, atau toksin. Vaksin juga bisa membantu sistem kekebalan untuk melawan sel-sel degeneratif (kanker).
Vaksinasi adalah pemberian vaksin kedalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut. Kata vaksinasi berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi - diistilahkan demikian karena vaksin pertama berasal dari virus yang menginfeksi sapi (cacar sapi). Vaksinasi sering juga disebut dengan imunisasi.
1. Sistem Imun
Pertahanan tubuh terhadap infeksi terdiri dari sistem imun alamiah atau nonspesifik yang sudah ada dalam tubuh, dan dapat bekerja segera bila ada ancaman, sedangkan sistem imun spesifik baru bekerja setelah tubuh terpajan dengan mikroorgansime ke dua kali atau lebih. Sistem imun nonspesifik terdiri dari faktor fisis seperti kulit, selaput lendir, silia, batuk dan bersin, faktor larut yang terdiri dari faktor biokimia seperti lisozim (keringat), sekresi sebaseus, asam lambung, laktoferin dan asam neuraminik, faktor humoral sepeti komplemen, interferon dan CRP, sedangkan faktor selular seperti sel fagosit (mono-dan polimorfonukliar), sel NK, sel mast dan sel basofil.
Sistem imun spesifik terdiri dari faktor humoral seperti berbagai antibodi yang diproduksi sel B dan faktor selular seperti Th (Th1, Th2, Ts, Tdth dan Tc). Refleks batuk yang terganggu oleh alkohol, narkotika, kerusakan mekanisme bersihan saluran napas oleh rokok atau polusi udara merupakan masalah sehari-hari yang banyak dijumpai dan harus dihadapi sistem imun. Gagal ginjal atau hati, penggunaan steroid dan diabetes melitus dapat menurunkan mekanisme bersihan darah dan risiko infeksi yang lebih berat. Pada infeksi HIV, mieloma multipel, limfoma terjadi gangguan produksi antibodi. Pada infeksi berat, penggunaan antibiotik dapat melepas sejumlah komponen dinding sel yang bahkan dapat memperberat proses inflamasi.
READ MORE - Vaksin

Pengkajian Tumor Tulang

A. Pengkajian
1. Biodata : lihat di tumor tulang
2. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan Utama
Jika klien mengalami manifestasi klinis tumor benigna, nyeri adalah keluhan yang umum. Nyeri dapat mempunyai rentang dari ringan sampai moderat, seperti yang terlihat pada kondroma, atau nyeri tak terputus yang kuat pada osteoma osteoid. Nyeri dapat disebabkan oleh invasi tumor langsung pada jaringan lunak, menekan saraf perifer, atau disebakan karena fraktur patologik.
Sebagai tambahan untuk mengumpulkan informsi yang berhubungan dengan sifat nyeri klien, perawat mengobservsi dan mempalpasi area yang diduga terkena. Bila tumor menyerang ekstremitas bawah atau tulang-tulang kecil pada tangan dan kaki, pembengkakan lokal dapat dideteksi sebagai pembesaran neoplasma. Pada beberapa kasus, atropi otot atau spasmus otot dapat terjadi. Perawat mempalpasi tulang dan otot untuk mendeteksi perubahan dan mengurangi nyeri.

Untuk tumor tulang ganas, data dikumpulkan serupa dengan riwayat pada tumor tulang benigna. Sebagai tambahan perawat menanyakan apakah dia mempunyai riwayat terapi radasi untuk pengobartan kanker.

Manifestasi yang tampak pada klien dengan tumor maligna atau penyakit metastatik bervariasi tergantung tipe lesi spesifik. Kebanyakan klien mengeluhkan sekumpulan maslah nonspesifik, termasuk nyeri, pembengkakan lokal, massa yang dapat dipalpasi dan lunak. Ketidakmampuan yang nnyata dapat terlihat pada penyakit metastatik tulang.
READ MORE - Pengkajian Tumor Tulang

Senin, 13 Juni 2011

Pengantar Sistem Informasi


PENGANTAR SISTEM INFORMASI

Konsep Dasar Sistem


Sistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Menurut Jerry FithGerald ; sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan
suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Karakteristik Sistem / Elemen Sistem :
·         Memiliki komponen ;
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya.
·         Batas sistem (boundary) ;
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya a
tau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
·         Lingkungan luar sistem (environment) ;
Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
·         Penghubung sistem (interface) ;
Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.
·         Masukan sistem (input) ;
Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan peraw
atan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

READ MORE - Pengantar Sistem Informasi

Rabu, 20 April 2011

ISTILAH-ISTILAH

Halo sobat blogger.. Selamat malam..
Banyak diantara kita mungkin tidak tahu tentang istilah-istilah dalam kesehatan terutama keperawatan, maka dari itu Kali ini saya akan share tentang Istilah Letak/Sikap Anatomi:
Cekidot...

Istilah letak/sikap Anatomi:
- Superior = Bagian atas                 - Kranial = Bagian kepala
- Inferior = Bagian bawah               - Kaudal  = Bagian ekor
- Anterior = Bagian depan              - Ventral = Bagian depan ruas tulang belakang
- Posterior= Bagian belakang         - Dorsal  = Bagian belakang ruas tulang belakang
- Internal = Bagian dalam               - Viseral = Selaput Bagian dalam
- Ekternal = Bagian luar                 - Parietal = Selaput bagian luar
- Dekstra  = Bagian kanan             - Transversal = Melintang
- Sinistra = Bagian kiri                   - Longitudinal = Membujur
- Lateral  = Bagian samping
READ MORE - ISTILAH-ISTILAH

Minggu, 17 April 2011

Tes Anti Virus

Berbicara tentang Anti Virus, setiap orang yang tahu tentang komputer (punya belum tentu tahu) pasti punya Anti Virus andalan. Jika Anda punya Anti Virus andalan sendiri, mungkin Anda ingin mengetes apakah Anti Virus Anda bekerja dengan baik. Anda bisa mencoba menggunakan tips dan trik dengan menggunakan script khusus yang diberikan oleh EICAR (European Institute for Computer Anti virus Research).

EICAR adalah organisasi yang berbasis di Eropa yang menangani masalah virus dan standarisasi anti virus komputer. Script yang diberikan oleh EICAR adalah standard text yang digunakan oleh vendor-vendor anti virus untuk mendeteksi sebuah virus khususnya oleh EICAR sendiri.
READ MORE - Tes Anti Virus

Kamis, 10 Maret 2011

Manajemen Asuhan Keperawatan


MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN

A.                  A. DEFENISI MANAJEMEN KEPERAWATAN
Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional antara lain untuk maksud-maksud yang nyata. Manajemen adalah suatu kegiatan, pelaksanaannya adalah “managing” – pengelolaan, sedangkan pelaksananya disebut manager atau pengelola.
Tugas-tugas operasional dicapai melalui usaha kerja para bawahan sang manajer. Pada hakikatnya, tugas seorang manajer adalah menggunakan usaha para bawahan secara berdaya guna. Namun jarang para manajer benar-benar menghabiskan waktunya dengan pengelolaan, biasanya mereka melaksanakan suatu pekerjaan non-manajemen.
Manajemen adalah ilmu pengetahuan maupun seni. Seni adalah pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan. Ia adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan dan penghayatan serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen. Seni manajemen menghendaki kreativitas, atas dasar dan dengan syarat suatu pengertian mengenai ilmu manajemen. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan dan seni manajemen merupakan komplemennya masing-masing.
Sedangkan manajemen keperawatan adalah proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien, keluarga dan masyarakat. (Gillies, 1989).
Kita ketahui disini bahwa manajemen keperawatan adalah suatu tugas k
husus yang harus dilaksanakan oleh pengelola keperawatan untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan serta mengawasi sumber – sumber yang ada, baik sumber daya maupun dana sehingga dapat memberikan pelayanan keperawatan yang efektif baik kepada pasien, keluarga dan masyrakat.

B.     MODEL SISTEM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN

Asuhan keperawatan merupakan titik sentral dalam pelayanan keperawatan, oleh karena itu manajemen asuhan keperawatan yang benar akan meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan.
READ MORE - Manajemen Asuhan Keperawatan

Jumat, 04 Maret 2011

Menghilangkan Recent Document

Kamu punya kompi yang sering dipinjam oleh orang lain dan tak ingin orang lain tahu apa saja yang telah kamu lakukan pada kompimu??
Maka mau ataupun tak mau kamu harus menghilangkan data yang tersimpan pada feature "My Recent Document", jika tidak orang lain akan dengan mudah mengetahui kegiatanmu dari feature ini.

Nah untuk itu, bagi kamu yang tak ingin orang lain tahu kegiatanmu dan kamu terlalu repot menghapus jejak recent documentmu, maka kamu dapat menyembunyikan feature "My Recent Document" tersebut dengan mengikuti langkah berikut:

READ MORE - Menghilangkan Recent Document

Kunci Smadav

Selamat sore blogger..

Baru kali ini saya share tentang komputer.. Dan yang akan saya share hari ini tentang anti-virus Smadav..

Tapi disini bukan anti-virusnya yang saya share melainkan keygen atau kode agar smadav kita teregister ( menjadi smadav pro ).. Kelebihan dari aplikasi ini yang diberi nama KunciSmadav yaitu :
READ MORE - Kunci Smadav

Konsep Manajemen Keperawatan

A.PENGERTIAN
     Manajemen  merupakan suatu pendekatan yang dinamis dan proaktif dalam menjalankan suatu kegiatan di organisasi. Dimana di dalam manejemen tersebut mencakup kegiatan koordinasi dan supervise terhadap staf, sarana dan prasarana  dalam mencapai tujuan organisasi (Grand & Massey).Manajemen juga diartikan sebagai suatu organisasi bisnis ytang menfokuskan pada prokdusi dan dalam banyak hal lain untuk menghasilkan suatu keuntungan.
     Menurut Gillies (1986)  Manajemen didefinisikan sebagai suatu proses dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
     Manajemen keperawatan adalah suatu proses dalam menyelesaikan pekerjaan melalui anggota staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan secara prifesional. Disini manejer keperawatan dituntut untuk merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengevakuasi sarana dan prasarana yang tersedia untuk dapat memberikan asuhan keperawatan yang seefektif dan seefisien mungkin bagi individu, keluarga, dan masyarakat.
      Manajemen keperawatan dapat diartikan sebagai pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman, kepada individu, kelurga, kelompok dan masyarakat.
READ MORE - Konsep Manajemen Keperawatan

Labirinitis

     PENGERTIAN
      Labirinitis pada dasarnya di kenal dua macam dan dengan gejala yang berbeda, labirinitis  yang mengenai seluruh bagian labirin disebut dengan labirinitis umum ( general ), dengan gejala vertigo berat dan tuli saraf berat, kemudian yang mengenai hanya sebagian atau terbatas disebut labirinitis terbatas ( labirinitis sirkumskripta ) menyebabkan terjadinya vertigo saja atau tuli saraf saja.
ETIOLOGI
     Secara etiologi labirinitis terjadi karena penyebaran infeksi ke ruang perlimfa. Terdapat dua bentuk labirinitis, yaitu labirinitis serosa dan labirinitis supuratif. Labirinitis serosa dapat berbentuk labirinitis serosa difus dan labirinitis serosa sirkumskripta. Labirinitis supuratif dibagi dalam labirinitis supuratif akut difus dan labirinitis supuratif kronik difus.
READ MORE - Labirinitis

Jumat, 25 Februari 2011

Indikator Rumah Sakit


MENJAGA MUTU ( Quality Assurance)

Rumah sakit dan puskesmas sebagai unit tempat pelayanan kesehatan, bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan standar untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Demikian juga dengan upaya pemberian pelayanan keperawatan dirumah sakit yang merupakan bagian integral dari upaya pelayanan kesehatan, dan secara langsung akan memberi konstribusi dalam peningkatan kualitas hospital care.
Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, banyak syarat yang harus dipenuhi, syarat yang dimaksud mencakup delapan hal pokok yakni: tersedia (available), wajar (appropriate), berkesinambungan (continue), dapat diterima (acceptable), dapat dicapai (accesible), dapat dijangkau (affordable), efisien (efficient) serta bermutu (quality).
Kedelapan syarat pelayanan kesehatan ini sama pentingnya, namun pada akhir-akhir ini dengan semakin majunya ilmu dan teknologi kesehatan serta semakin baiknya tingkat pendidikan serta keadaan sosial ekonomi masyarakat, tampak syarat mutu makin bertambah penting. Mudah dipahami karena apabila pelayanan kesehatan yang bermutu dapat diselenggarakan, bukan saja akan dapat memperkecil timbulnya berbagai risiko karena penggunaan berbagai kemajuan ilmu dan teknologi tetapi sekaligus juga akan dapat memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat yang semakin hari tampak semakin meningkat.
Untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu banyak upaya yang dapat dilakukan, jika upaya tersebut dilaksanakan secara terarah dan terencana dikenal dengan nama program menjaga mutu (Quality Assurance Program).

MUTU
Mutu adalah gambaran total sifat dari suatu produk atau jasa pelayanan yang berhubungan dengan kemampuan untuk memberikan kebutuhan kepuasan pelanggan (ASQC dalam Wijoyo, 1999).
Mutu adalah totalitas dari wujud serta ciri dari suatu barang atau jasa yang dihasilkan, didalamnya terkandung sekaligus pengertian akan adanya rasa aman dan terpenuhinya kebutuhan para pengguna barang atau jasa yang dihasilkan tersebut (Din ISO 8402, 1986).
Mutu adalah kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan (Crosby, 1984).
Dari beberapa pengertian diatas, segeralah mudah dipahami bahwa mutu pelayanan hanya dapat diketahui apabila sebelumnya telah terlebih dahulu dilakukan penilaian, baik terhadap tingkat kesempurnaan, sifat, totalitas dari wujud serta ciri dan kepatuhan para penyelenggara pelayanan terhadap standar yang telah ditetapkan. Dalam kenyataan sehari-hari melakukan penilaian ini tidaklah mudah, penyebab utamanya ialah karena mutu pelayanan tersebut bersifat multi-dimensional. Tiap orang, tergantung dari latar belakang dan kepentingan masing-masing dapat saja melakukan penilaian dari dimensi yang berbeda. Misalnya penilaian dari pemakai jasa pelayanan kesehatan, dimensi mutu yang dianut ternyata sangat berbeda dengan penyelenggara pelayanan kesehatan ataupun dengan penyandang dana pelayanan kesehatan. Menurut Roberts dan Prevost (1987) perbedaan dimensi tersebut adalah:
1. Bagi pemakai jasa pelayanan kesehatan.
Mutu pelayanan kesehatan lebih terkait pada dimensi ketanggapan petugas dalam memenuhi kebutuhan pasien, kelancaran komunikasi antara petugas dengan pasien, keprihatinan serta keramah-tamahan petugas dalam melayani pasien, atau kesembuhan penyakit yang sedang diderita oleh pasien.

Untuk lebih lengkapnya download DISINI..
READ MORE - Indikator Rumah Sakit

Kor Pulmonal


A.    Definisi
Kor-pulmonal menahun menunjukkan adanya hipertrofi ventrikel kanan akibat penyakit yang mengenai fungsi atau struktur paru, tidak termasuk di dalamnya kelainan jantung kanan akibat kelainan jantung kiri atau penyakit jantung bawaan.

B.    Etiologi
Penyebab penyakit kor-pulmonal antara lain:

1.      Penyakit paru menahun dengan hipoksia:
v  Penyakit paru obstruktif kronik,
v  Fibrosi paru,
v  Penyakit fibrokistik,
v  Cryptogenic fibrosing alveolitis,
v  Penyakit paru lain yang berhubungan dengan hipoksia.
2.      Kelainan dinding dada:
v  Kifoskoliosis, torakoplastik, fibrosis pleura,
v  Penyakit neuromuskular.
3.      Gangguan mekanisme kontrol pernapasan:
v  Obesitas, hipoventilasi idiopatik,
v  Penyakit serebrovaskuler.
4.      Obstruksi saluran napas atas pada anak:
v  Hipertrofi tonsil dan adenoid.
5.      Kelainan primer pembuluh darah:
v  Hipertensi pulmonal primer, emboli paru berulang dan vaskulitis pembuluh darah paru.

C.     Patofisiologi
Kor-pulmonale yang disebut juga penyakit jantung pulmonal, terdiri atas perbesaran ventrikel kanan (hipertrofi, dilatasi, atau keduanya). Kor-pulmonal adalah skunder akibat hipertensi pulmonalis yang disebabkan oleh gangguan pada paru-paru atau dinding dada.

Pada hipertensi, arteri pulmonalis kecil (arteriol) menjadi sempit atau mengalami obliterasi sebagai akibat hipertrofi (perbesaran) otot polos dalam dinding pembuluh dan pembentukan lesi fibrosa sekitar pembuluh. Tekanan pada ventrikel kiri (yang menerima darah dari paru-paru) tetap normal, tetapi tekanan tinggi yang dibangkitkan dalam paru-paru dihantarkan ke ventrikel kanan (yang memasok darah ke arteri pulmonari), dan akhirnya terjadi gagal ventrikel kanan (kor-pulkomal). Oksigenasi terganggu tidak terlalu parah, meski terjadi hipoksia ringan dan sianosis . kematian akhirnya terjadi akibat kor-pulmonal.

Terdapat empat penyebab hipertensi pulmonal skunder (1) kenaikan tekanan pengisian ventrikel kiri, seperti yang terjadi pada penyakit arteri kronaria dan penyakit katup mitral; (2) peningkatan aliran darah melalui sirkulasi pulmonal (shunt/langsiran kanan ke kiri), seperti yang terjadi pada defek sertum ventrikel atau patent duktus arteriosus; (3) obliterasi atau obstruksi jaring-jaring vaskuler pulmonal (spt. Emfisema); (4) vasokonstriksi lapis vaskuler, seperti yang terjadi pada hipoksemia asidosis, atau kombinasinya.

Kor-pulmonal terjadi krtika hipertensi pulmonari menimbulkan tekanan berlebihan terus-menerus pada ventrikel kanan. Tekanan yang berlebihan ini meningkatkan kerja ventrikel kanan yang menyebabkan hipertrofi otot jantung yang normalnya berbanding tipis. Hipoksemia akut, seperti pada pneumonia dapat menimbulkan hipertensi pulmonari dan mendilatasi ventrikel. Gagal ventrikel kanan biasanya terjadi ketika tekanan arteri pulmonalis sebanding dengan tekanan darah sistemik.


Untuk lebih lengkapnya download DISINI... 
READ MORE - Kor Pulmonal

Selasa, 22 Februari 2011

Kurma - Wanita Pendusta

Sebenarnya udah lama banget saya ingin share tentang lagu indie yang satu ini....
Lagu indie ini di buat oleh anak-anak kebanggaan bangsa indonesia,, tepatnya di kota kelahiran presiden ke-3 Indonesia...

Lagu yang dibuat oleh band yang bernama KURMA ini sangat easylistening di telinga pendengar..
Mengisahkan tentang seorang wanita yang sering mendustai pasangan tapi pasangannya ini cuma merelakan kepergian pacarnya itu...

Untuk lebih baiknya, silahkan pembaca mendownload sendiri lagi yang judulnya WANITA PENDUSTA ini...

Silahkan download DISINI..

Silahkan dan diharapkan kembali untuk memberi komentar anda setelah mendengar nyanyian tersebut... Agar pencipta tahu bagaimana hasil karyanya...
READ MORE - Kurma - Wanita Pendusta

Konsep Manajemen Keperawatan


KONSEP  MANAJEMEN KEPERAWATAN

A.PENGERTIAN
     Manajemen  merupakan suatu pendekatan yang dinamis dan proaktif dalam menjalankan suatu kegiatan di organisasi. Dimana di dalam manejemen tersebut mencakup kegiatan koordinasi dan supervise terhadap staf, sarana dan prasarana  dalam mencapai tujuan organisasi (Grand & Massey).Manajemen juga diartikan sebagai suatu organisasi bisnis ytang menfokuskan pada prokdusi dan dalam banyak hal lain untuk menghasilkan suatu keuntungan.
     Menurut Gillies (1986)  Manajemen didefinisikan sebagai suatu proses dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
     Manajemen keperawatan adalah suatu proses dalam menyelesaikan pekerjaan melalui anggota staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan secara prifesional. Disini manejer keperawatan dituntut untuk merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengevakuasi sarana dan prasarana yang tersedia untuk dapat memberikan asuhan keperawatan yang seefektif dan seefisien mungkin bagi individu, keluarga, dan masyarakat.
      Manajemen keperawatan dapat diartikan sebagai pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman, kepada individu, kelurga, kelompok dan masyarakat.


B.PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN KEPERAWATAN
Prinsip-prinsip manajemen menurut Fayol adalah:
a. Division of work (pembagian pekerjaan)
b. Authority dan responsibility (kewenangan dan tanggung jawab)
c. Dicipline (disiplin)
d. Unity of command (kesatuan komando)
e. Unity of direction (kesatuan arah)
f. Sub ordination of individual to generate interest (kepentingan individu        tunduk pada kepentingan umum)
g. Renumeration of personal (penghasilan pegawai)
h.Centralization (sentralisasi)
i. Scalar of hierarchy (jenjang hiraki)
 j.Order (ketertiban)
k.Stability of tenure of personal (stabilitas jabatan pegawai)
l.Equity (keadilan)
m.Inisiatif (prakarsa)
n.Espirit de Corps (kesetiakawanan korps)


 Prinsip prinsip yang mendasari manajemen keperawatan
a.Manajemen seyogyanya berlandaskan perencanan karena melalui fungsi perencaan, pimpinan dapat menurunkan resiko pengambilan keputusan, pemecahan masalah yang efektif dan terencana.
b.Manajemen keperawatan dilaksanakan melalui penggunaan waktu yang efektif.Manajer keperawatan yang menghargai waktu akan menyusun perencanaan yang terprogram dengan baik dan melaksanakan kegiatan  sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
c.Manajemen keperawatan akan melibatkan pengambilan keputusan. Berbagai situasi maupun permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan kegiatan keperawatan memerlukan pengembilan keputusan diberbagai tingkat manajeria.
d.Memenuhi kebutuhan asuhan keperawatan pasien merupakan fokus perhatian manajer perawat dengan mempertimbangkan apa yang pasien lihat, pikir, yakini dan ingini.Kepuasan pasien merupakan poin utama dari seluruh tujuan keperawatan.
e.Manajemen keperawatan harus terorganisir.Pengorganisasian dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan.
f.Pengarahan merupakan elemen kegiatan manajemen keperawatan yang meliputi proses pendelegasian, supervisi, koordinasi dan pengendalian pelaksanaan rencana yang telah diorganisasikan.
g.Divisi keperawatan yang baik memotivasi karyawan untuk memperlihatkan penampilan kerja yang baik.
h.Manajemen keperawatan menggunakan komunikasi yang efektif.Komunikasi yang efektif akan mengurangi kesalahpahaman dan

memberikan persamaan pandangan, arah dan pengertian diantara pegawai.
i.Pengembangan  staf penting untuk dilaksanakan sebagai upaya persiapan perawat-perawat pelaksana menduduki posisi yang lebih tinggi atau upaya manajer untuk meningkatkan pengetahuan karyawan.
j.Pengendalian murupakan elemen manajemen keperawatan yang meliputi penilaian tentang pelaksanaan rencana yang telah dibuat, pemberian instruksi dan menetapkan prinsip-prinsip melalui penetapan standar,  membandingkan penampilan dengan standar dan memperbaiki kekurangan. 
READ MORE - Konsep Manajemen Keperawatan

Konsep Kepemimpinan

PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

Beberapa ahli mengungkapkan pengertian kepemimpinan sebagai berikut:
1. Kepemimpinan adalah kemampuan membuat seseorang mengerjakan apa yang tidak ingin mereka lakukan dan menyukainya ( Truman, dikutip dari Gillies, 1996).
2. Kepemimpinan merupakan penggunaan keterampailan mempengaruhi orang lain untuk melaksanakan sesuatu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya ( Sullivan dan Decleur, 1989).

3. Kepemimpinan adalah serangkaian kegiatan untuk mempengaruhi anggota kelompok bergerak menuju pencapaian tujuan yang ditentukan ( Baily, Lancoster dan Lancoster, 1989).
4. Kepemimpinan adalah sebuah hubungan dimana suatu pihak memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mempengaruhi pihak lain yang didasarkan pada perbedaan kekuasaan antara pihak-pihak tersebut ( Gillies, 1996).
5.  Kepemimpinan sebagai suatu proses mempengaruhi aktivitas kelompok ter organisasi dalam upaya menyusun dan mencapai tujuan ( Stogdill )


Berdasarkan berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa:
1.  Kepemimpinan merupakan kemampuan mengarahkan, membimbing dan mempengaruhi perilaku orang lain.
2.  Kepemimpinan diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.
3.  Kepemimpinan dapat berjalan bila ada perbedaan kekuasaan atau wewenang antara pemimpin dan anggota organisasi yang dipimpinnya.

B. TEORI – TEORI KEPEMIMPINAN
1. TEORI “TRAIT” ( BAKAT )
Teori ini menekankan bahwa setiap orang adalah pemimpin ( pemimpin dibawa sejak lahir bukan didapatkan) dan mereka mempunyai karakteristik tertentu yang membuat mereka lebih baik dari orang lain (Marquis dan Huston,1998). Teori ini disebut dengan “Great Man Theory”. Banyak “Great Man Theory” ,tetapi menurut teori kontemporer, kepemimpinan seseorang dapat dikembangkan bukan hanya dari pembawaan sejak lahir, di mana teori trait mengabaikan dampak atau pengaruh dari siapa yang mengasuh, situasi, dan linkungan lainnya. Teori ini mengidentifikasi karakteristik umum tentang intelegensi, personaliti, dan kemampuan (perilaku).
Ciri-ciri pemimpin menurut Teori Bakat
Intilegensi Kepribadian Perilaku
1.  Pengetahuan
2.  Keputusan
3.  Kelancaran berbicara ~ Adaptasi
~ Kreasi
~ Kooperatif
~ Siap / siaga
~ Integritas
~ Keseimbangan emosi dan mengontrol
~ Independen
~ Tenang : Kemampuan bekerja sama
1  Kemapuan interpersonal
2  Kemampuan diplomasi 

3  Partisipasi sosial
4  Prestise

2. TEORI PERILAKU
Teori perilaku lebih menekankan pada apa yang dilakukan pemimpin dan bagaimana seorang manajer menjalankan fungsinya. Perilaku sering dilihat sebagai suatu rentang dari sebuah perilaku otoriter ke demokrasi atau dari fokus suatu produksi ke fokus pegawai. Menurut Vestal (1994) teori perilaku ini dinamakan dengan gaya kepemimpinana seorang manajer dalam suatu organisasi.
Douglas Mc Gregor mengemukan bahwa para pimpinan organisasi birokratis menganut asumsi tentang sifat alami manusia yang oleh Mc Gregor disebut Teori X. Asumsi tersebut adalah:
1) Rata-rata individu memiliiki ketidaksukaan pada pekerjaan dan akan menghindarinya sewaktu ada kesempatan
2) Rata-rata individu memilih diarahkan dengan harapan menghindari tanggung jawab dan lebih tertarik kepada intensif materi daripada prestasi diri.
3) Karena manusia tidak menyukai pekerjaan mereka harus dikendalikan, diancam dan dipaksa untuk mengerahkan usaha yang cukup untuk mencapai tujuan organisasi. Mc Gregor mempertanyakan asumsi tersebut dengan mengajukan asumsi yang berbeda (Teori Y) agar dapat mendorong pekerja untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya secara utuh. Asumsi teori Y adalah:
 Pengeluaran usaha fisik dan mental dalam berkerja harus seimbang dengan istirahat atau hiburan.
 Manusia akan membiasakan kontrol diri dan mengarahkan diri untuk mencapai tujuan-tujuan yang dipatuhi secara pribadi.
 Rata-rata individu di bawah kondisi yang sesuai untuk mencari dan menerima tanggung jawab.
 Kapasitas untuk menerapkan imajinasi dan kreatifitas terhadap pemecahan masalah-masalah organisasi secara lebih luas terbagi antara para pekerja. 





Untuk lebih lengkapnya silahkan download disini
READ MORE - Konsep Kepemimpinan

Senin, 22 November 2010

Kanker Paru 2

Artikel kanker paru sebelumnya belum lengkap dengan intervensi,,,

Download intervensinya disini....!!!
READ MORE - Kanker Paru 2

Kanker Paru

KANKER PARU
Karsinoma bronkhogenik
I. defenisi
Kanker paru adalah tumor berbahaya yang tumbuh di paru paru sebagian besar kanker paru paru berasal dari sel sel didalam paru paru, tetapi juga berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya. Yang menyebar ke paru paru. (www.info hidup sehat. Com)
Kanker paru merupakan salah satu tumor ganas yang mungkin dapat dijelaskan oleh adanya hunbungan nyata antara zat karsinogen dengan kekerapan tumor tumor ini. Dari banyak zat karsinogen tersebut antara lain;
1. Asap rokok => yaitu “TAR” suatu persenyawaan hidrokarbon aromatic polistik
2. Asap mobil
3. Asap pabrik / industri
4. Asap tambang
5. Debu radio aktif / ledakan nuklir
6. Beberapa zat Kimia lain: abses, arsen, krom, netel, besi, dan uranium. (Mayo Clinic, 1979)
Kanker paru paru seperti semua kanker berakibat dari kelainan sel. Kenker merupakan tumor ganas yang tumbuh secara agresif dan menyerang jaringan tubuh lainnya (METASTATIS). Karena kanker paru besifat metastatis sehingga dapat menyebar kebagian tubuh mana saja terutama kelenjar adrenal, hati otak, dan tulang. kanker paru diperkirakan 90% timbul duri epithelial atau jalan udara yang lebih besar dan kecil (bronchi dan bronchioles). Oleh sebab itu kanker paru biasa disebut bronchogenic carcinomas. (www. TotalKesehatanAnda. Com).

untuk selengkapnya download disini
READ MORE - Kanker Paru

Endokarditis


1. PENGERTIAN

A. ENDOKARDITIS
Endokarditis adalah peradangan pada selaput jantung bagian dalam yang biasanya disertai dengan kerusakan dari katup – katup jantung itu. Endokarditis terbagi atas dua, yaitu :
• Endokarditis Infektif
Endokarditis Infektif / endokarditis bacterial adalah infeksi katup dan permukaan endotial jantung oleh invasi langsung bakteri atau organisme lain yang menyebabkan deformitas daun katup.
• Endokarditis Reumatik
Endokarditis Reumatik dihubungkan secara langsung dengan demam reumatik yang disebabkan oleh infeksi Streptokokus.

B. MIOKARDITIS
Miokarditis adalah proses inflamasi atau peradangan pada Miokardium.

C. PERIKARDITIS
Perikarditis adalah peradangan kantong perikardium yang berisi cairan dan mengelilingi jantung.
Perikarditis terbagi dua, yaitu :

Untuk selengkapnya download disini...
READ MORE - Endokarditis

Sabtu, 13 November 2010

CA Nasofaring

A. Latar belakang
Di Indonesia, karsinoma nasofaring ( KNF ) merupakan penyakit keganasan yang paling sering ditemukan di bidang penyakit Telinga Hidung Tenggorokan. Dalam urutan 5 besar tumor ganas dengan frekuensi tertinggi, ia menduduki tempat ke empat setelah kanker mulut rahim, payudara dan kulit.Namun penanggulangannya sampai saat ini masih merupakan masalah. Yang menjadi masalah adalah keterlambatan pasien untuk datang berobat. Sebagian besar pasien datang berobat ketika sudah dalam stadium yang lanjut, dimana tumor sudah meluas kejaringan sekitarnya. Hal ini merupakan penyulit terbesar untuk mendapatkan hasil pengobatan yang sempurna.
Letak Nasofaring yang tersembunyi serta gejala dini yang tidak khas, inilah yang mengakibatkan diagnosis sering terlambat yang menyebabkan tingginya angka kematian.Seperti keganasan yang lain, penyebab penyakit ini belum dapat dipastikan, sehingga pencegahannya sulit. Yang perlu ditekankan adalah usaha kearah diagnosis dini, yaitu dengan meningkatkan kewaspadaan para dokter serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai penyakit ini, supaya masyarakat mengetahui tanda-tanda stadium awal penyakit dan kemana mereka harus pergi untuk mendapatkan pertolongan yang tepat dan cepat.Gangguan pendengaran merupakan salah satu gejal dini dari penyakit ini, disamping gejala dini lain yang berupa hidung buntu atau hidung keluar darah, tetapi gejala tersebut sering tidak terpikirkan oleh dokter pemeriksa bahwa penyebanya adalah tumor ganas di Nasofaring, sehingga baru di ketahui bila penyakit sudah dalam keadaan lanjut.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download disini
READ MORE - CA Nasofaring

Graha DBS n Th3 Hack3r

AdsenseCamp